Bagaimana Pendidikan Ananda Tersayang Saat Ini ?

Ajaran Tauhid
01/09/2017
Membangkitkan Keinginan Berpikir dan Menjelajah Ananda Lewat Sensasi Inderanya
02/09/2017

Ayah Bunda,

Apa tujuan pendidikan bagi Ananda? Tujuan pendidikan menurut Piget : adalah untuk menciptakan individu yang mampu melakukan hal yang baru, tidak hanya mengulang apa yang telah dikerjakan oleh generasi sebelumnya / individu lainnya, kreatif, inventif, dan bisa menjadi penemu, yang berpikir kritis, dan bisa memeriksa kebenaran (bukan sekedar) menerima apa saja yang disodorkan pada mereka.

Lalu, Sudahkah Ananda berada di lingkungan pendidikan yang menyesuaikan dengan pemikirannya?

Lingkungan yang bisa membuat Ananda mengalami hal kongkrit yang dekat dengannya sesuai dengan usia perkembangannya dan dapat dieksplorasi langsung, serta membolehkan Ananda mencari jalannya sendiri sesuai cara masing-masing Ananda?

Hal ini akan berkaitan pada motivasi belajar Ananda, manakah yang tidak termotivasi untuk mencari tahu sesuatu dan mencari jawaban yang berhubungan dengan dirinya? Lalu, manakah Ananda yang akan termotivasi jika hanya duduk diam dan mendengarkan lalu menghafal?

Proses belajar mengajar seperti apa yang Ayah Bunda harapkan terhadap Ananda?

Proses belajar yang benar ialah, dimana Ananda menjadi subjek belajarnya, sehingga Individu yang mengajar Ananda akan lebih banyak mendengarkan dan Ananda yang belajar akan lebih banyak bicara baik berupa pertanyaan ataupun menanggapi lewat ide atau pendapatnya mengenai hal-hal yang dipelajarinya.

Ayah Bunda,

Bagaimana cara pendidikan membentuk Ananda? Proses membentuk Ananda adalah dengan menghargai saat Ananda menjadi dirinya sendiri (Ananda adalah anak-anak) bukannya melihat Ananda sebagai orang dewasa yang sedang dibentuk.

Saat pendidikan memandang Ananda sebagai sosok anak-anak maka akan “menghargai” Ananda seutuhnya, namun jika memandang Ananda sebagai sosok dewasa yang sedang dibentuk maka akan menginginkan Ananda untuk selalu menjadi sosok “terbaik”. Apakah Ananda didrill tanpa henti untuk huruf-huruf lalu menjadi kata-kata yang diperintahkan untuk dibacanya, kalau begitu bagaimana Ananda bisa menjadi sosok yang senang membaca seumur hidupnya?

Hal lainnya jika Ananda mendapat pesan bahwa tujuan pendidikan adalah untuk mendapatkan bintang sebanyak-banyaknya atau mendapat nilai 100 / nilai A adalah yang tertinggi, bagaimana Ananda bisa menjadi sosok yang senang belajar sumur hidupnya?

Ayah Bunda dapat mengawali dengan caranya bertanya pada Ananda mengenai pendidikannya. Cobalah dengan bertanya, “jadi apa yang sayang bunda temukan dari pelajaran hari ini?”..

“Hal seru dan tak terduga apa yang sayang bunda alami dari belajar tadi?”

“bagaimana cara sayang bunda menyelesaikan hal yang sulit itu?”

“menurut sayang bunda, bagaimana cara mewarnai gambar itu?”

Bukannya, bertanya : “berapa bintang yang sayang bunda dapatkan hari ini saat belajar tadi?”,

“apa sayang bunda akan mendapat juara saat pelajaran mewarnai tadi?”

Bertanya akan prosesnya lebih banyak hal yang bisa dieksplor oleh Ananda daripada bertanya tentang hasil.

Ayah Bunda, Apakah cara-cara yang Ananda alami dari pendidikannya sekarang akan bisa mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan?

Comments

comments

Comments are closed.