HARAPAN DUNIA TANPA BULLYING

Kesalahan Sebagai Media Belajar Bagi Ananda
12/09/2017
Kebebasan Berfikir Melalui Refleksi Pembelajaran
13/09/2017

Ayah Bunda,

Kecerdasan moral merupakan kemampuan untuk memahami hal yang benar dan yang salah. Ananda yang cerdas moral memiliki karakter-karakter seperti : mampu mengendalikan dorongan dan menunda pemuasan, berempati, menunjukan kasih sayang, dan melakukan bantuan sosial (seperti menolong), dan mampu memperjuangkan keadilan.

Cerdas moral ini merupakan karakter yang dapat membentuk Ananda menjadi sosok yang baik hati namun juga berkarakter kuat dalam masyarakat. Ananda yang cerdas moral seperti memiliki otot kuat yang diperlukan untuk menangkal tekanan buruk, otot ini dapat dilatih dengan cara membekali Ananda dengan kemampuan bertindak benar secara adil.

Namun, kenyataannya pengaruh buruk masih ada yang melekat dalam budaya kita yang dapat melemahkan otot moralnya.

Lalu, Apa yang bisa Ayah Bunda lakukan?

Tentunya tidak mungkin menghindarinya dengan cara mengisolasi Ananda dari lingkungannya, karena Ananda perlu mengeksplorasi lingkungannya untuk proses belajarnya. Namun adanya pengaruh lingkungan yang buruk seperti maraknya kasus bullying pada anak semakin meresahkan orang tua atas diri Anandanya, karena bullying itu keberadaannya ada di lingkungan sekitar Ananda baik dalam bentuk verbal (mengejek, merendahkan, menghina, kata-kata kasar, membentak), non verbal (gestur dan ekspresi yang menunjukan penolakan secara kasar), tulisan atau gambar yang dapat membuat orang lain bersedih dan takut, dan kekerasan fisik (pukulan, cubitan, dll).

Bagaimana cara agar Ananda dapat menangkal penyakit masyarakat seperti bullying tersebut?

Senjata penangkalnya adalah Ananda perlu memiliki kecerdasan moral. Untungnya, kecerdasan moral itu dapat dipelajari loh Ayah Bunda, kita dapat mulai membangunnya sejak Ananda masih pada usia dini.

Walaupun, pada usia dini Ananda belum memiliki kemampuan kognitif untuk menalar moral, namun yang bisa kita tumbuhkan melalui pembiasaan yang akan menjadi kebiasaan Ananda. Seperti melatih kontrol diri dengan cara tidak memberikan segera dan saat itu juga apa yang diminta Ananda namun memberdayakan prosesnya terlebih dahulu. Melatih Ananda untuk berbagi ataupun berempati sesuai usia perkembangan pemahamannya.

Kenyataannya, riset terbaru dalam bidang perkembangan menunjukan bahwa bayi usia 6 bulan sudah mampu menunjukan respon terhadap kesedihan orang yang dilihatnya hal ini, misalnya dengan ikut menangis. Hal ini sebagai dasar bekal tumbuhnya empati. Salah kaprah selama ini dengan menunggu hingga Ananda berusia siap kognitifnya dalam menalar untuk membangun kemampuan moralnya.

Kecerdasan moral dapat dipelajari secara sadar dan perlu ditumbuhkan pada Ananda. Role model sebagai instruktur moral pertama dan terpenting bagi Ananda adalah orangtuanya. Semakin dini menyirami dan memupuk moral ananda melalui pembiasaan-pembiasaan baik akan semakin tumbuh besar dan kokoh pembentukan karakter yang kuat serta tumbuhnya buah kemampuan berpikir, keyakinan, dan bertindak dalam koridor yang baik.

Kuncinya adalah dengan membiasakan ananda berbuat baik terhadap sesama ya Ayah Bunda…

==============

Ayah Bunda,

TK Alifa Kids telah membuka pendaftaran.

Untuk memberikan kenyamanan bagi orang tua dan Ananda, kami juga memberikan GRATIS TRIAL CLASS (tes kelas) selama 3 hari (senin hingga jum’at). Ayah Bunda dapat mengamati bagaimana respon Ananda sebelum melakukan pembayaran uang pendaftaran sekolah.

 

Yuk, Ayah Bunda

Manfaatkan program DISKON dan Cicilan dari kami. Semoga program ini memberikan kemudahan bagi Ayah Bunda. Silakan dishare jika bermanfaat  🙂

Call Center : 0823 9272 6000

————————————————–

Comments

comments

Comments are closed.