JAMAN BERUBAH, ILMU SEBAGAI ORTU PERLU DITAMBAH

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

“Jika kau tak sanggup menahan lelahnya belajar, maka kau akan menanggung perihnya kebodohan” (Imam Syafi’i)

Ayah Bunda,
Cukupkah berbekal ilmu seadanya untuk mendidik Ananda…?
Mengandalkan naluri semata…?
Atau hanya terjebak pendapat tanpa ilmu yang “katanya sih…” ?
Atau belum move on dari model pendidikan masa lalu yang tak relevan dengan tantangan hari ini …?

Ayah Bunda,
Rasullullah SAW bahkan 1.400 tahun yang lalu berpesan :

“Didiklah anakmu sesuai zamannya”

Namun nanti dulu…
Bagaimana ortu bisa mendidik sesuai zamannya, jika ortu saja masih tergagap-gagap dalam mendidik dirinya sendiri….?
Hanya merasa bangga dengan teknologi di tangan tanpa mengisi akalbudi diri sendiri…

Ayah Bunda,
Hari ini tantangan dan tuntutan kian beragam.
Jiwa yang tak kuat, akan terseret-seret karena tak memiliki visi yang jelas. Tak paham esensi mendidik keluarga. Sebatas membandingkan diri dengan orang lain dan ragam jebakan era digital lainnya…

Ayah Bunda,
Kita mendidik jiwa manusia…
Dibutuhkan bekal yang tak bisa seadanya…

🍓 Ketika menuntut anak untuk bisa mandiri, sudahkah orang tua memperlihatkan conroh kemandirian itu sehari-hari…?
🍓 Ketika anak dituntut untuk bisa baca tulis, sudahkah Ananda didongengkan setiap hari dan sudahkan Ibu Bapaknya berkawan dengan buku bergizi setiap hari…?
🍓 Ketika anak dituntut duduk tenang penuh atensi, sudahkah ibu bapaknya menatap penuh perhatian ketika sedang bercakap-cakap dengannya…?
🍓 Ketika anak dituntut berprestasi, sudahkah orang tua mengapresiasi setiap upaya kecilnya atau malah menganggap remeh prestasi kecilnya…?

Ayah Bunda,
Tuntutan hari ini tak layak menyetir hidup keluarga kita masing-masing…
Penuhi diri dengan bacaan bergizi yang menyuapi akalbudi…
Paksakan diri belajar meski tak mudah dan terasa asing ketimbang berkumpul di online dan offline tanpa makna dan hanya memperbesar ego semata…

“Tak hendak berubah, bersiaplah untuk punah…”