KELAS YANG KAYA AKAN KEBERAGAMAN

MENCEGAH ANANDA TANTRUM DENGAN MENJAGA KETERATURAN
03/09/2017
AYAH BUNDA, APAKAH PROSES BELAJAR ANANDA FOKUS PADA AKADEMIS ATAU KEBERMAKNAAN ?
05/09/2017

Ayah Bunda,

Setiap Ananda di kelas memiliki cara masing-masing yang unik, kelas menjadi ‘ramai’ karena masing-masing Ananda memiliki kebutuhan mendengar, berbicara, dan bergerak sesuai dengan apa yang dipikirkannya tentang hal yang sedang dipelajarinya dengan caranya.

Apakah kelas yang ‘ramai’ dan adanya kedinamisan gerak di dalamnya merupakan indikasi kelas yang tidak kondusif dan tidak tertib?

Ayah Bunda,

Setiap Ananda perlu merasakan proses belajar yang bermakna secara pribadi walaupun belajar merupakan aktivitas sosial karena adanya interaksi dengan orang lain di sekitarnya. Serunya saat kegiatan membaca, Ananda membaca dengan suara, begitu pula saat sedang berdiskusi mereka menyampaikan pemikiran-pemikirannya dengan bersuara. Memberi kesempatan pada Ananda untuk bersuara di kelas memang kebutuhan Ananda yang perlu dipenuhi.

Selain itu, ada pula Ananda yang lebih mudah memamahami sesuatu dengan menuangkannya menjadi gambar atau lewat warna. Serta ada juga Ananda yang memahami sesuatu saat belajar sambil  bergerak dan dapat merasakan langsung secara kongkrit lewat inderanya, sehingga tidak membatasi gerak Ananda yang dinamis mondar-mandir di kelas saat proses belajar berlangsung.

Di kelas, Ananda akan bertemu dengan berbagai perbedaan keunikan teman-temannya dalam cara mengolah dan mengekspresikan informasi. Dalam belajar yang merupakan aktivitas sosial akan tumbuh nilai toleransi pada diri Ananda akan cara Ananda lainnya dalam belajar.

Saat ada Ananda lain yang menonjol pada bidang-bidang tertentu yang dikuasainya Ananda lainnya tidak menjadi minder karena tahu bahwa masing-masing individu memiliki penguasaan pada bidangnya masing-masing, justru tumbuh semangat untuk berkolaborasi saat diminta berkelompok menjelajah lingkungan sekitarnya sesuai dengan tema pembelajaran, bahkan seringnya menjadi karya yang kaya rasa.

Belajar merupakan kegiatan sosial karena adanya proses interaksi dengan orang lain, baik itu dengan teman maupun dengan bunda guru. Namun, pelajar bukan kelompok, tetapi seorang individu yang punya cara belajar yang berbeda-beda, kemampuan menyerap pelajaran yang berbeda, serta motivasi dan minat belajar yang berbeda pula.

Comments

comments

Comments are closed.