Menumbuhkan Bukan Mengendalikan

Menumbuhkan Perilaku Sabar Pada Ananda
18/07/2017
Membaca Buku Bersama Ananda
20/07/2017

Ayah Bunda mendidik ananda itu seperti sedang berkebun. Prosesnya, setelah Ayah Bunda menanam bibitnya maka Ayah Bunda tidak bisa mengendalikan apakah semua buah akan matang sempurna, kapan matangnya, tapi Ayah Bunda dapat melakukan upaya menyiramnya, mencabuti tumbuhan liar disekitarnya yang mengganggu, memberi pupuk, menaruh ditempat yang terkena sinar matahari. Segala upaya ini untuk membantu agar pohon buah dapat berbuah segar. Hal ini serupa dengan cara menumbuhkan perilaku baik pada Ananda. Yang dilakukan dengan “menumbuhkan bukan mengendalikan”.

Ananda yang “dikendalikan” oleh orangtua memiliki sifat pasif karena harus selalu mendapat dorongan eksternal dalam melakukan atau memutuskan suatu hal. Sedangkan  Ananda dengan orangtua yang “menumbuhkan”, akan bersifat aktif karena adanya motivasi internal, sehingga dapat membangun kemandirian dan inovatif.

Ananda yang dikendalikan oleh orangtua mengerjakan sesuatu untuk menghindari hukuman dan mendapatkan pengakuan dari oranglain. Sedangkan Ananda dengan orangtua yang menumbuhkan akan mengerjakan sesuatu karena menyukainya dan mengacu pada rasa ingin tahunya.

Mari perhatikan contoh percakapan antara ananda A dan B, dengan kegiatan yang sama yaitu “membaca”.

Ananda A      : “Aku membaca karena anak pintar cepat menyelesaikan bacaan dan disayang ibu, ibu kan sudah belikan aku buku jadi aku HARUS baca

Ananda B      : “Aku selalu batuk kalau makan permen yang dibeli di pasar. Aku pilih buku ini, aku mau membaca nya karena ingin tahu caranya membuat permen dari bahan alami. Di rumah aku bisa bikin permen sendiri bersama bunda

Seringnya kita sebagai orangtua mengendalikan ananda untuk HARUS begini harus begitu agar sesuai dengan pengetahuan yang ingin kita isi untuk diri ananda. Padahal, ananda itu memiliki KEMAUAN dan KEMAMPUAN masing-masing, orang tua perlu memberi kesempatan mengeksplor rasa ingin tahunya dengan stimulasi sesuai usianya. Ananda melakukan sesuatu bukan karena dipaksa, tapi karena ananda ingin tahu.

Comments

comments

Comments are closed.