PENYEBAB SULITNYA MENDIDIK ANAK

DOSA yang Mungkin Dilakukan Orang Tua kepada Anaknya
16/03/2015
APA ALASAN ORANG TUA MEMILIH TK ALIFA KIDS ?
25/03/2015

Ayah Bunda,
Mungkin sebagian orang tua sudah mulai kewalahan mendidik dan menghadapi tingkah laku Ananda, padahal sudah ikut berbagai seminar dari pembicara hebat dan para pakar parenting, serta sudah cukup banyak membaca buku-buku parenting.
Apa lagi ya yang harus dilakukan…?
Kenapa seolah-olah ilmu parenting yang sudah didapatkan masih belum bisa diaplikasikan…?
Padahal makin hari tingkah laku Ananda makin bikin ‘pusing’ dan ‘emosi’.

 

TK di Pekanbaru | TK di Palembang | Tips Parenting | Gagal Mendidik

Ayah Bunda,
Mari kita rasakan dan resapi ilustrasi berikut :

1. Sebagian besar kita tentu sudah tau bagaimana caranya agar sampai di Jakarta dalam waktu kurang dari 2 jam. Yaa… dari Pekanbaru atau Palembang, kita bisa naik pesawat terbang. Tapi kenapa kita sekarang tidak ke bandara lalu pilih penerbangan yang ke Jakarta…?
Mungkin jawabannya adalah : “Untuk apa Saya ke Jakarta sekarang, Saya sedang tak ada keperluan ke sana”.

Nah… karena tak ada ALASAN yang TEPAT dan JELAS, kita tak serta merta terbang ke Jakarta.
Demikian juga dengan mendidik dan menghadapi tingkah laku Ananda, jangan-jangan kita pun sedang tak punya alasan yang jelas dan tepat kenapa harus mendidiknya dengan benar.
Sehingga mungkin sering gagal menerapkan ilmu-ilmu parenting yang sudah kita ketahui.
Jadi… hanya sekedar tahu saja tak cukup ya, Ayah Bunda… kita perlu Alasan dan Tujuan yang jelas.

2. Ayah Bunda coba bayangkan dan rasakan, jika seorang Gubernur di propinsi kita menitipkan anak beliau untuk beberapa waktu (sementara saja). Lalu sang Gubernur berpesan bahwa ia mengharapkan anak yang dititipkan ini agar dididik dan diasuh, dengan tetap memberikan kecukupan biaya (dana) untuk keperluan sang anak.
Apa kira – kira yang Ayah Bunda lakukan…? Yaa… pastinya dengan semaksimal mungkin mendidik, mengasuh dan menasehatinya dengan hati-hati. Tak ingin menyakiti hati anak karena khawatir menyinggung perasaan sang Gubernur.

Ayah Bunda…
Ananda yang sekarang berada di keluarga kita dititipkan oleh Tuhannya gubernur tadi… Yaa… Tuhan yang menitipkan Ananda kepada kita. Keberadaan Ananda tidak otomatis hadir begitu saja hanya karena sepasang manusia menikah (banyak pasangan yang menikah, mendambakan kehadiran seorang anak namun mungkin belum diberikan amanah ini). Kehadiran Ananda di keluarga kita adalah sebuah skenario hebat dari Tuhan yang mempercayakan mereka kepada Ayah Bunda. Di tangan Ayah Bunda hadir seorang yang akan membawa kebaikan bagi keluarga besarnya kelak, bahkan seorang yang boleh jadi akan membawa kebaikan bagi bangsa kita…

Ayah Bunda,
Alasan yang tepat kenapa kita mesti mendidik dan membesarkan Ananda dengan cara terbaik adalah bahwa melalui mereka lah kita mendapatkan peluang kebaikan (pahala) hari demi hari. Pahala dari kesungguhan orang tua mendidiknya, pahala dari kesabaran dan kelapangan hati dalam menghadapi segala tingkahnya, pahala dari KESADARAN bahwa bagaimana kita mendidik mereka kelak akan dimintai pertanggungjawabannya dihadapan Tuhan…

Jika yang kita cari hanya kesenangan dengan mengharapkan kebaikan sikap dari anak-anak makan peluang untuk kecewa akan semakin besar. Tentu kita paham bahwa anak-anak kita merupakan ujian bagi Ayah dan Bundanya… Ketika Ayah Bunda mampu lulus menghadapinya, saat itulah manisnya buah kesabaran bisa dirasakan…
Sebagaimana anak gubernur tadi, saat ia selesai dititipkan tentu kita pun ingin bercerita bagaimana prestasi kita mendidik anaknya. Apakah kita juga sudah punya cerita sukses dalam mendidik Ananda di hadapan Tuhan kelak…?

Tujuan mendidik Ananda bukan hanya agar ia kelak berbakti pada orang tua, tapi bagaimana ia mampu menjadi manusia terbaik melalui bimbingan yang tepat dari orang tua. Jika kelak ia berbakti, itu adalah tambahan bonus dari upaya yang Ayah Bunda lakukan…

Ayah Bunda,
Memiliki alasan/ mindset yang tetap dan jelas dalam mendidik Ananda sama pentingnya dengan mencari ilmu (cara) mendidiknya, agar kita tak merasa lelah “diperjalanan”. Semoga dengan membayangkan manisnya ‘buah’ kesabaran dan pahala yang akan Ayah Bunda petik kelak mampu menjadi penyemangat dalam menjalani proses menjadi orang tua terbaik. Kelak kita dapat bercerita kepada Tuhan dengan ‘percaya diri’ betapa upaya terbaik sudah kita lakukan.

Selamat menjalani proses menjadi orang tua terbaik ya, Ayah Bunda… Masa kanak-kanak sangat singkat… tak terasa Ananda akan beranjak remaja lalu dewasa. Tak lama juga ia akan memiliki kehidupan sendiri dan mungkin tidak lagi bertemu intensif dengan kita… Mungkinkah akan kita sia-siakan masa yang singkat ini…?

*Silakan diShare ya, Ayah Bunda 🙂

======
Tips Parenting || TK di Pekanbaru || TK di Palembang

Comments

comments

Comments are closed.