Sopan Santun Ananda dalam Bermasyarakat

Menjadikan Kesalahan Sebagai Momen Belajarnya
22/05/2017
Penyelesaian Masalah Sehari-hari Melalui Proses Belajar Reflektif
13/07/2017

Ayah Bunda, ciri ananda yang telah belajar sopan santun akan merasa percaya diri saat berinteraksi dengan oranglain, karena lingkungan akan memberikan feedback positif atas perilaku sopan santunnya. Feedback positif ini perlu untuk mendorong tetap diterapkannya perilaku sopan santun ananda dalam bermasyarakat.

Sopan santun merupakan kesadaran untuk peka terhadap perasaan oranglain dengan berperilaku menghargai perasaan orang lain. Sopan santun merupakan perilaku yang dibutuhkan dalam hidup bermasyarakat. Proses belajar sopan santun ini berlangsung setiap hari dimulai dalam lingkungan keluarga terlebih dahulu. Ayah Bunda yang menjadi contoh prilaku sopan santun, mengingat bahwa ananda adalah peniru ulung yang akan meniru lingkungan yang sering berinteraksi dengannya. Nilai-nilai kesopan santunan bisa disampaikan pada ananda melalui kegiatan storry telling, membacakan buku cerita yang sarat akan pesan moral kesopan santunan.

Sapaan ramah adalah salah satu bentuk perilaku sopan santun yang paling sederhana yang dapat dipraktikan ananda. Ananda usia balita dapat belajar untuk mengucapkan salam “hallo / Assalamualaikum” sambil berjabat tangan dan mencium tangan orang yang lebih tua darinya. Mulailah dengan senyum, sapa, dan salam, dengan begitu sopan santun ananda dalam bermasyarakat dapat terlatih.

#CintaYangBerdaya

#KarakterALIFA

Comments

comments

Comments are closed.