TIPS MEMILIH SEKOLAH

BUKTI ANAK MERDEKA BELAJAR (Memaparkan Proses Belajar)
17/04/2017
Sentuhan Kasih Sayang
20/04/2017
tips memilih sekolah

Ayah Bunda,

Menjelang ajaran baru ini tentu Ayah Bunda sedang disibukan dalam memilih sekolah yang sesuai untuk Ananda.

tips memilih sekolah

Berikut beberapa bahan pertimbangan dalam memilih sekolah untuk Ananda:

 

  1. Mempertimbangkan kebutuhan anak

Menghargai anak sebagai subjek dalam pendidikan, bukan objek, karena anak adalah pihak yang akan menghabiskan waktunya ratusan hari dalam 1 tahun di sekolah tersebut. Anak memerlukan proses belajar yang bermakna, menyenangkan dan menantang sesuai tahap perkembangannya. Jika anak tidak diterima di sebuah sekolah, bukan berarti anak tak mampu melainkan sekolah itu memang bukan yang terbaik untuk anak tersebut.

 

  1. Mempertimbangkan kebutuhan orang tua

Setiap orang tua memiliki kondisi unik tersendiri yang mungkin tidak bisa disamakan dengan orang tua lainnya. Berlomba-lomba ke sebuah sekolah unggulan/ favorit menjadi tidak relevan, karena beda keluarga, beda kebutuhan. Cita-cita keluarga dan orang tua penting untuk diperhatikan sebelum memilih sekolah.

 

  1. Mempertimbangkan Kurikulum (Materi & Metode)

Kurikulum bukan sekedar dokumen tertulis, bukan merk melainkan keseluruhan proses belajar. Anak berkegiatan di sekolah belum tentu sedang belajar. Karena proses belajar yang benar pasti jelas tujuannya. Belajar berarti ingin menumbuhkan suatu kompetensi diri (pengetahuan + pemahaman + keterampilan hidup). Hasil belajar semestinya bisa diimplementasikan dalam keseharian anak. Penting mencari tahu bagaimana sekolah dan guru mengevaluasi hasil belajar anak. Sekedar melalui ujian VS evaluasi harian sesuai tujuan pembelajaran.

 

Karena kurikulum adalah dokumen hidup yang dibawakan oleh pendidik (guru), sehingga penting untuk memperhatikan apakah pendidik di sekolah tersebut konsisten didik, agar anak-anak tak didampingi oleh pengetahuan yang dangkal.

 

  1. Perhatian pada perilaku/ budaya sekolah.

 

  1. Sekolah Pemikiran Lama:

Senang membanding-bandingkan anak. Memberikan tugas/ PR yang berlebihan sehingga membebani waktu untuk keluarga di malam hari. Senang memberikan hafalan yang banyak tanpa tahu makna dan tujuannya. Memberikan hukuman ataupun hadiah jika anak gagal atau berhasil, dan tidak menghargai proses yang telah dijalankan siswa.

 

  1. Sekolah Pemikiran Baru:

Meyakini dan mampu menemukan bahwa setiap anak adalah benih kehidupan yang memiliki potensi sebagai modal tumbuhnya bakat di masa mendatang. Tugas/ PR hanya diberikan sesekali untuk menjadi bahan diskusi bersama orang tua di rumah. Lebih fokus pada pemberian makna dan pemahaman, anak dijadikan subjek bukan sekedar objek. Menghargai setiap upaya anak, mereka ditantang untuk berkompetisi dengan diri sendiri, menjadi bagian yang terbaik dari diri mereka, bukan mengalahkan orang lain. Melibatkan orang tua untuk ikut belajar dan didik agar yang bertumbuh tidak hanya anak, melainkan guru dan orang tua.

 

Artinya apakah orang tua juga mendapatkan pembekalan agar apa yang diajarkan di sekolah sesuai dengan yang di rumah. Karena sekolah adalah sarana dan jembatannya. Keterlibatan orang tua tidak hanya sebatas rapat-rapat dan event/ acara seremonial belaka. Karena yang sedang dijalankan adalah mempersiapkan anak agar ia bisa hidup di masa sekarang dan sukses di masa depannya.

 

  1. Sarana dan Prasarana

Bukan berlimpahnya fasilitas melainkan bagaimana sekolah membuat program belajar dalam menggunakan fasilitas sekolah untuk menunjang proses belajar. Aman dan nyaman untuk anak (bukan tentang mahal atau murah). Tersedia di dalam dan di luar ruangan

 

Ayah Bunda,

Semoga menjadi kesadaran bersama bahwa:

Tidak ada satu sekolah pun yang sempurna

Tidak ada satu sekolah pun yang sesuai untuk semua tipe anak

Tidak ada satu sekolah pun yang sesuai dengan semua keinginan orang tua

 

Kita tentu bersepakat bahwa sekolah bertujuan untuk mengubah sikap seseorang menjadi lebih baik. Artinya fungsi sekolah tidak hanya untuk menjadikan anak-anak sekedar “tahu” tapi juga untuk menjadikan mereka “mampu” dan “PAHAM”. Anak-anak jugalah yang akan mendapatkan pengalaman rutin di sekolah tersebut. Akan lebih baik jika Ayah Bunda mencari yang sesuai dengan tipe ananda dan yang sesuai mampu menjawab “akan jadi seperti siapa ia kelak?”.

 

Semoga tips dari kami bisa membantu Ayah Bunda. Silakan dishare/ dibagikan artikel ini jika Ayah Bunda merasa bermanfaat…

 

Selamat memilih sekolah terbaik untuk Ananda ya, Ayah Bunda…

 

=====

Tips Memilih Sekolah | Tips Parenting | TK di Pekanbaru | TK di Bandung |  TK di Palembang

Comments

comments

Comments are closed.