Menasehati Anak: dengan Dongeng vs Hukuman

Emosi Orang Tua VS Mental Anak
15/04/2014
Happy Parents for Happy Family
17/04/2014

Ayah Bunda…
Akhir-akhir ini makin sering saja kita mendengar sikap orang dewasa yang terkesan hilang rasa empati terhadap sesama. Rasa empati tak muncul tiba-tiba, ia perlu ditumbuhkan dan dilatih agar menjadi kebiasaan dalam diri sang anak. Rasa empati ini tak kasat mata, ia bukan berupa angka-angka yang dinilai di sekolah. Namun yakinlah, Ayah Bunda… kemampuan seseorang berempati pada orang lain akan membawa dirinya bermanfaat bagi semesta kelak.

Bagaimana menumbuhkan rasa empati ini..? apakah ia bisa diajarkan melaui hukuman saat itu melanggar sesuatu, atau dengan bentakan saat ia tak pandai berbagi dengan adiknya…?

Hukuman hanya akan menambah trauma pada anak, mungkin ia menuruti tapi batinnya luka. Bahkan ada penelitian yang menyatakan bahwa setiap kali anak dimarahi/ dibentak maka sambung sel-sel otaknya terputus dan butuh puluhan tahun untuk ia tersambung kembali.

Dongeng, adalah cara paling mujarab, murah dan bisa kapan saja Ayah Bunda sampaikan untuk menasehati Ananda.

Berikut Tips dalam berdongeng:
Bacakan cerita yang diakhiri dengan kebahagiaan
Hindari membacakan cerita seram (misal: kancing yg hilang, harimau yang tersesat, ular yang buas, anak durhaka. ini semua cerita menakutkan)
Bacakan dengan suara yang lembut
Perbanyak gerak tubuh dan ekspresi wajah agar agak juga belajar tentang bahasa non-verbal
Selipkan nasehat yang Ayah Bunda ingin sampaikan, tanpa mengintimidasi apalagi membanding-bandingkan.
Hindari cerita rakyat yang bukan untuk usia anak-anak (misal: tangkuban perahu, danau toba, ini cerita untuk orang dewasa)
Gunakan bahasa Indonesia yang benar, “bobok” diganti dengan “tidur”.
Gunakan tokoh dari benda-benda terdekat anak (misal: pohon, daun, air, mobil, tanah, baju, sepatu, dll)

Manfaat dongeng:
Anak makin terlatih berimajinasi
Anak mampu merasakan posisi/ peran aktor-aktor dalam dongeng tersebut sehingga empatinya tumbuh
Menambah kedekatan orang tua dan anak
Nasehat dalam dongeng akan diingat pada jangka waktu yang lama karena saat dibacakan cerita, otak anak berada dalam kondisi rileks
Anak mengenal hal-hal baru dan kalimat/ kata baru
Pada saat Ayah Bunda membaca, anak akan melihat dan mencontoh sehingga timbul minat bacanya secara Natural, bukan paksaan.

Selamat mencoba, Ayah Bunda… Yuk bantu ananda untuk pintar akal, mental dan moralnya… 🙂

=====
Ayah Bunda,
Setelah SUKSES di Kota Palembang,
SEMINAR “Mengenal Karakter & Potensi” dengan STIFIn Personality

oleh @dodirustandi kembali diadakan di Pekanbaru, Minggu 11 Mei 2014 di Hotel Pangeran.

Benefit:
1. Mengenal POTENSI Anak
2. Membangun KOMUNIKASI dengan PASANGAN
3. Menghindari KESALAHAN dalam memilih PROFESI

INFO Seminar : 0852 7181 8989

Comments

comments

Comments are closed.